Bekasi Jadi Provinsi Sendiri?

Jumat, 12 September 2008, aku dapat SMS dari Dhani Radio Dakta. “Soal haji gubernur ingkar janji? Haruskah Bekasi mjd provinsi trsendiri? Hadiri dialog brsm caleg provinsi dr pan, p3, pkpi, pmb di ttl horison (12/9) jam 15.30 wib, live on Dakta.”

Aku bales, “Amat menarik. Tp sayang infonya baru sy trima. Kalo infonya sehari sebelumnya, sy geserlibur kerja. Tp sy lebih rela kalo Bekasi kembali ke Jakarta. Ngapa? Jakarta Ibu Kota Negara dgn APBD rp 20 triliun, dijamin orang bks lebih cepat sejahtera!”

Menyimak sms Dhani, kalo mau jadi provinsi sendiri cuman gara-gara kuota haji yang tak terpenuhi, itu mah, namanya ngambek. Yang ngambeknya langsung diem setelah dapet “angin surga” dari gubernur Jabar. Harus ada argumentasi yang kuat untuk alasan bikin provinsi Bekasi, dong.

Bikin provinsi Bekasi kagak mungkin. Separo rasional kalo provinsi baru meliputi Bekasi, Karawang, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur, dan Sukabumi. Gagasan ini sudah sempat digulirkan dengan nama calon provinsi Tarumanagara. Walaupun wilayah kerajaan Tarumanagara pada abad ke-5-7 masehi, juga meliputi Jakarta, Tangerang, Lebak, Pandeglang.

Tapi, kalo bikin provinsi sendiri, rakyatnya kelamaan nunggu sejahtera. Mengapa, pasti pada lima sampai sepuluh tahun pertama PAD dan APBD lebih untuk membangun infrastruktur gedung pemda dan gedung dprd. Trus duitnya lebih untuk partai politik dan lembaga swadaya masyarakat. Sedangkan rakyatnya, tetap saja nggak kebagian. Artinya, pejabat dan politisi berpestapora, rakyat termehek-mehek.

Tapi kalo kembali ke Jakarta, tahun itu juga rakyat sejahtera. Betapa tidak? Kalau Kota Bekasi dapat 4 miliar saja, dijamin infrastruktur jalan yang ancur lebur kontan mulus, kesehatan dan pendidikan gratis. Berikutnya, busway langsung dibangun, jalan tol bekasi cawang kampung melayu (becakayu) seegra terwujud.

Nah, para caleg yang kebanyakan kagak tahu sejarah dan peta kultur Bekasi, sebaiknya pikir-pikir dulu dah bikin provinsi bekasi. Mending gabung ke Jakarta. Toh mereka juga bakal ikut sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: