Avatar, Sory Tertutup Sampul Kopi

Masih banyak guru yang nggak sadar kalau tradisi lama membelenggu kreatifitas anak didiknya. Betapa tidak, Ridho di SMP Negeri 1 Bekasi dan Sidqy di SDN Bekasi Jaya XI tiba-tiba minta segera dibelikan sampul buku dari kertas kopi yang berwarna coklat itu. “Harus malam ini juga. Kalo nggak, nanti dimarahin guru!” katanya, pada 19 Juli sore.

Yah, namanya demi anak, terpaksa beli juga di GIant Bekasi Hypermal. Udah gitu, kertas kopi yang sudah dipotong habis, sehingga beli yang masih planoan yang udah digulung. Sampe di rumah pukul 22.00, kertas kopi dipotong-potong. Sudah itu, Ridho dan Sidqy nyampulin semua buku. Sampe jam 01.00!

Tak ada ekspresi penyesalan dari raut wajah mereka. Yang ada dalam benak mereka adalah wajah guru yang bakal senang begitu mendapat laporan bahwa buku telah tersampul kertas kopi. Ya, semua terpaksa!

Mengapa? Saat beli buku di Carrefour Bekasi Square, keduanya sibuk menentukan pilihan buku dengan gambar kesukaan mereka. Setelah membolak-balik, mereka memilih buku bergambar cover komik Jepang: Avatar.

Kini, tak ada lagi Avatar di mata mereka. Karena kartun kesukaan mereka tertutup kertas kopi, yang layak untuk membungkus kopi untuk mengopi orang dewasa. Aku bilang ke mereka. “Kalau begitu, lain kali kalau beli buku jangan yang ada gambarnya, toh akan disampul kertas kopi”.

Karena itu, pada 20 Juli 2008, aku kirim SMS ke beberapa orang: “PROTES! Guru membelenggu imajinasi dan kratifitas anak. Buku tulis berganmbar kartun yang disukai dan dipilih anak (avatar, naruto, monokuromo, batman, spiderman, pooh, dll) harus ditutup dgn sampul kertas kopi coklat. Nggak menarik, nambah biaya, bikin repot ortu. Mendiknas dan disdik hrs kaji ulang kebiasaan buruk yg ketinggalan jaman ini. Ali Anwar”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: